Korean Flag   Flag
Search HomeSite map Mofat
  : Sep 17, 1973    
Indonesia
Kerjasama Pembangunan
Bantuan Hibah Korea di Indonesia
Bantuan Pinjaman Korea di Indonesia
Berita Terkini
Links
 
Bantuan Hibah Korea di Indonesia Home Home > Kerjasama Pembangunan > Bantuan Hibah Korea di Indonesia 프린트

Bantuan Hibah Korea di Indonesia

  1) Gambaran Umum

      Bantuan hibah Pemerintah Korea dilaksanakan oleh Korea International 
      Cooperation Agency (KOICA). Sejak pendiriannya pada tahun 1991, KOICA 
      telah memberikan kontribusi sebesar 77 Juta US Dollar untuk bekerjasama
      dalam pembangunan perekonomian Indonesia.

      Lebih dari 60 persen dari total bantuan terdiri dari 4 sektor utama, yaitu infrastruktur
      industri (seperti pembangunan jalan atau tenaga listrik), pendidikan, pertanian dan 
      kehutanan. Setelah peristiwa tsunami yang terjadi pada tahum 2004 yang lalu, 
      bantuan dan dukungan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah bencana 
      meningkat secara drastis. Jumlah total dana bantuan untuk rehabilitasi dan 
      rekonstruksi di Aceh dan Nias mencapai kurang lebih 17,2 juta US Dolar, terhitung 
      dari tahun 2005 sampai dengan tahun 2008. Dalam proyek-proyek bantuan tersebut 
      terdapat pembangunan sekolah - sekolah teladan, rumah sakit, dan rehabilitasi hutan 
      mangrove di Aceh. Pada tahun 2006, KOICA mengirim tim medis dan menyediakan 
      beberapa peralatan untuk rekonstruksi sebesar hamper 2 juta US Dolar.

  2) Proyek yang Sedang Berjalan

     ◆ Korea – Indonesia Joint Project for Adaptation and Mitigation of 
          Climate Change in Forestry(2008-2012 / 5 Juta USD)
         Tujuan proyek bersama antara Pemerintah Indonesia dan Korea ini adalah untuk 
         memberikan kontribusi pada upaya global yang dicetuskan oleh UN Framework 
         Convention on Climate Change (UNFCCC)dalam mengurangi emisi terutama 
         dalam pencegahan deforestasi dan degradasi hutan di Negara-negara yang 
         sedang berkembang; dan juga diharapkan untuk memperkuat daya tahan hidup 
         masyarakat setempat dengan melestarikan sumber daya hutan di Indonesia.
  
     ◆ Establishment of National Disaster Information Dissemination System
          (2008-2009 / 3 Juta USD)
         Beberapa bencana alam yang dahsyat yang terjadi secara berurutan pada tahun
         2004(tsunami) dan 2006(Gempa Yogya) telah membangunkan dan mengingatkan 
         Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan dan memperkuat sistem penyebaran
         informasi bencana nasional. Oleh karena itu, proyek ini bertujuan untuk merancang
         rencana utama dalam sistem penyebaran informasi bencana dengan menggunakan 
         sumber daya komunikasi yang memungkinkan seperti jasa penyiaran TV atau radio, 
         dan terutama hal ini adalah untuk melindungi masyarakat yang tinggal di lingkungan 
         yang rentan terhadap bencana alam dari kerusakan dan kerugian yang lebih banyak.

     ◆ ForestTree Seed Sources Management and Development
          (2008-2010 / 2.4 Juta USD)
         Tahap pertama dari proyek ini telah selesai dilaksanakan pada tahun 2005 dan 
         diperpanjangan kedalam tahap kedua mulai tahun 2008. Proyek ini bertujuan 
         untuk meningkatkan teknologi rehabilitasi hutan dan lahan yang kemudian akan 
         memberikan kontribusi terhadap perkembangan ekonomi dan sosial Indonesia 
         dengan memperkuat nilai ekonomi sumber daya hutan.  

 

     ◆ Korea – Indonesia ICT Training Center (2008-2009 / 8.9 Juta USD)
         Tujuan utama dari proyek ini adalah untuk mengembangkan kapasitas ICT sumber
         daya manusia di Indonesiadan juga untuk mengurangi kesenjangan teknologi antar 
         dan dalam Negara. Pusat ini akan menyediakan pelatihan IT untuk para karyawan, 
         murid, PNS, perusahaan swasta dan komunitas sampai dengan
         5000 orang pertahunnya.

     ◆ Capacity Building of Public Officials for Government Innovation
          (2009-2011 / 2 Juta USD)
         Proyek ini di desain sesuai dengan usaha Pemerintah Indonesia dalam mencapai
         "Keadilan dan Demokrasi", seperti yang tertera dalam RPJM, untuk berbagi 
         pengalaman reformasi birokrasi Korea dengan Pemerintah Indonesia terutama 
         dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas pegawai negeri sipil. Dengan jumlah
         total 12 departemen pemerintah yang turut serta dalam proyek ini untuk meningkatkan
         kualitas jasa publik di Indonesia.

     ◆ Kerjasama Teknik
         Setiap tahunnya, lebih dari 200 pegawai negeri sipil Indonesia diundang ke Korea 
         untuk saling berbagi pengalaman pertumbuhan yang begitu cepat di Koreadalam 
         berbagai bidang. Dan juga, KOICA menempatkan tenaga ahli Korea dan sekitar 100 
         sukarelawan korea (yang saat ini dikenal dengan "World Friends Korea") untuk 
         menyebarkan keahlian pembangunan Korea kepada masyarakat Indonesia.

퀵메뉴
Visas
Q&A
FAQ
외교통상부 재외공관 Privacy Policy | Contact Us
Copyright ⓒ 2007 Ministry of Foreign Affairs and Trade All rights Reserved.